Powered by Blogger

Subscribe to
Posts [Atom]


Monday, September 15, 2008

Essai Rune Tahun Kelima - 1976/1977 - Jessica Shoemaker

Essay Runecasting “Thor’s Hammer”

by
Jessica Shoemaker
5th Grade Slytherin
1976-1977


–Aku



Aku menemukan Laguz, terjatuh sempurna tanpa terbalik atau tertelungkup, menjawab pertanyaan pertama yang kuucapkan. Well –jadi, aku hanya tampak sebagai seorang gadis yang penuh misteri. Aku seorang penyendiri, menutup diri dari dunia luar. Tidak mudah berbaur, dan selalu menjaga jarak dari orang lain. Ada yang tidak diketahui, ada yang kusembunyikan dari dalam diriku. Dan… Itulah yang orang lain lihat saat berada didepanku.

Hagalaz jatuh tertelungkup. Rasa sakit dan kehilangan, kedua hal itu langsung terlintas dibenakku. Menjawab ‘apa-ketakutan-yang-aku-miliki-?’ Kehilangan orang tersayang merupakan ketakutan terbesarku. Aku takut, aku tidak akan mampu bertahan hidup jika sampai kehilangannya. Itu membuahkan rasa sakit yang berkepanjangan, entah kapan bisa sembuh.

Mencari jati diriku, siapa sebenarnya aku? Kebenaran dan mencari tahu apa yang selama ini tersembunyi. Perthro memberiku pertanda itu. Jati diri dan kebenaran, aku akan mencari tahu. Bagaimana? Aku menggeser Uruz menjadi sejajar tegak lurus dengan Laguzku tadi. Tindakan, keberanian dan pengetahuanlah jawabannya. Usaha dan kerja keras. Itu intinya. Well, ada Ingwaz, itu harapanku. Menjadi seseorang yang lebih manusiawi, dimana kadar perhatian terhadap sesama –bertambah. Begitukah? Seperti kepingan berukir Laguz, namun kali ini jatuh tertelungkup. Namun itu tidak mungkin, hanya ada satu Laguz dalam satu kantung yang kupegang ini. Itu Tiwaz, sekilas tadi mirip Laguz. Ya, tertelungkup. Sesuatu yang menghalangi jalanku adalah, perasaan mudah menyerah yang terlalu berlebihan. Sikap takut menghadapi kegagalan dan sulitnya menjalin sebuah komunikasi, sedangkan komunikasi adalah pembuka jalan. Dan itu yang menghalangi jalanku. Menemukan Eihwaz, membawa tujuan akhirku pada sebuah pencerahan. Pencerahan untuk menyingkap sesuatu yang tidak terucapkan. Bukankah itu baik? Untuk menemukannya, Nauthiz memberitahuku caranya… Hadapi ketakutanmu sendiri. Perasaan ‘mudah-menyerah’ yang aku sebut sebagai sebuah ketakutan. Kekuatan dari keinginan untuk ‘tidak-takut’. Itulah kuncinya. Dan terakhir, satu kepingan tersisa… Kenaz. Simbol akan sebuah harapan. Aku adalah cahaya –api, kekuatan untuk menciptakan takdirku sendiri. Akan selalu ada cahaya petunjuk, aku akan selalu bisa menemukan jalan keluar, karena aku adalah cahaya itu.

Essai Rune Tahun Keempat - 1976/1977 - Aurora Mielonen

ANCIENT RUNE ESSAY - A DEEPER VIEW OF HAGAL’S AETT

~A Thought About Rune Symbol/Meaning and Divinatory Meaning’s Relationship~

Aurora Mielonen
Murid Tahun Keempat Asrama Ravenclaw
Sekolah Sihir Hogwarts

I. Step One: Introduction About Ancient Rune

Rune Kuno, seperti yang telah kita pelajari di kelas, adalah suatu studi mengenai huruf-huruf atau simbol-simbol rune. Rune sendiri adalah alfabet Jerman kuno (yang bagi beberapa orang mirip tulisan paku) yang digunakan di Eropa Utara, Skandinavia, Kepulauan Britania, serta Islandia sejak tahun 100 B.C.E. hingga 1600 C.E.

Huruf/simbol rune ini memiliki kaitan erat dengan kepercayaan masyarakat kuno, dimana mereka mempercayai bahwa setiap dewa memiliki kekuasaan dan tugas yang dialirkan ke batu-batu rune, sehingga memiliki kekuatan magis bagi penggunanya. Karena itu, selain untuk menulis, rune juga digunakan dalam sihir dan ramalan. Kata ramalan (divination) sesungguhnya tidak tepat, sebab apa yang disebut dengan runecasting itu tidaklah benar-benar memperlihatkan pada kita masa depan sesungguhnya, melainkan hanya memberi gambaran dan petunjuk (oracle, red.). Mengenai sihir dengan menggunakan Rune, ada beberapa bentuk, di antaranya sihir menggunakan bind-runes dan runic scripts. Penulis tidak akan menjelaskan tentang ini lebih lanjut, sebab penulis sendiri belum mempelajari masalah sihir menggunakan rune yang kuno itu.

Ada banyak variasi alphabet rune atau lebih dikenal dengan nama ’futhark’. Setiap versi memiliki nama, bentuk, arti, dan makna esoterik (hanya dimengerti orang-orang tertentu saja), dan kekuatan magis. Satu variasi tidak bisa sembarangan digabungkan dengan variasi yang lain, karena artinya bisa sangat membingungkan. Adapun tiga jenis alfabet rune yang paling dikenal oleh dunia modern adalah Elder Futhark atau Old Germanic Rune yang memiliki 24 rune dan merupakan rune tertua, Younger Futhark yang memiliki lebih sedikit rune dan umumnya digunakan di Skandinavia, serta Anglo-Saxon Futhorc yang merupakan pengembangan dari alfabet rune sebelumnya.

II. Step Two: Elder Futhark, The Most Ancient Rune

Elder Futhark atau Old Germanic Rune, merupakan versi tertua dari alfabet rune. Termasuk ke dalam rumpun bahasa Proto-Germanic, Proto-Norse, Gothic, serta Alamannic, futhark ini diturunkan dari alfabet Italia lama, serta digunakan oleh bangsa-bangsa Germanic pada abad ke-2 hingga ke-8 sebagai ukiran pada artifak dan batu rune.

Selama beberapa abad, Elder Futhark merupakan abjad rune yang paling umum digunakan di Eropa Utara, meski lama-kelamaan, terutama di Skandinavia, abjad rune yang satu ini mengalami perubahan menjadi Younger Futhark yang jumlah simbolnya lebih sedikit, sementara bangsa Anglo-Saxon dan Frisian mengembangkannya menjadi Anglo-Saxon Futhorc. Sejak itu, pengetahuan tentang bagaimana membaca suatu teks dengan alfabet Elder Futhark dan segala sesuatu yang berhubungan dengan rune tersebut mulai terlupakan.

Kata ‘Futhark’ sendiri berasal dari inisial-inisial nama enam huruf/simbol pertama abjad rune ini. Elder Futhark, seperti yang telah kita ketahui, memiliki dua puluh empat simbol. Simbol-simbol itu kemudian terbagi menjadi tiga grup berisi delapan simbol rune yang disebut Aett (Aettir dalam bentuk jamak), yang akan dijelaskan di bawah.

III. Step Three: Knowing A Little More About The Three

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Elder Futhark terbagi dalam tiga buah Aettir. Aett (bentuk tunggal dari Aettir) berarti delapan dalam bahasa Norse Lama, dan dalam Elder Futhark, Aett berarti sebuah grup yang berisi delapan simbol rune. Aettir ini digunakan untuk memudahkan mengingat urutan simbol rune, dan juga memiliki kegunaan yang signifikan dalam hal-hal magis. Ketika berhubungan dengan penggunaan rune dalam ramalan (atau lebih tepatnya, runecasting), Aettir sering diasosiasikan dengan dewa tertentu. Adapun Aettir yang kita kenal adalah Freyja’s Aett, Hagal’s Aett dan Tyr’s Aett.

Aett pertama adalah Freyja’s Aett, yang sesuai namanya, bernaung pada Dewi Kematian, Cinta dan Magis bangsa Norse: Freyja. Aett ini dihubungkan dengan penciptaan dunia, ras-ras yang mendiaminya, serta para dewa-dewi-nya. Rune dalam Aett ini memiliki pengaruh untuk membuat segala sesuatunya dimulai. Dalam runecasting, rune-rune dalam Freyja’s Aett mengekspresikan prinsip-prinsip dasar kehidupan, seperti uang, kesehatan, konflik, kecerdasan, control, pengetahuan, keseimbangan dan kesenangan—hal-hal praktis. Ia juga banyak digunakan dalam pertanyaan mengenai cinta atau keluarga, sesuai dengan pemilik Aett ini, Freyja.

Aett kedua adalah Hagal’s Aett. Ada perbedaan pendapat mengenai siapa ’pemilik’ Aett kedua ini. Ada yang mengatakan bahwa Aett ini dinaungi oleh Hel, Dewi Kematian dan Underworld, sesuai dengan kenyataan bahwa dua rune pertama dalam Aett ini memiliki sifat alami yang sedikit ’keras’. Sebagian lain mengatakan bahwa Aett ini dimiliki oleh Heimdall, The Watcher. Bagaimanapun, ada satu kesepahaman bahwa Aett ini berkorespondensi dengan kekuatan di luar pengaruh manusia dan dengan pengertian secara kosmis. Rune-rune dalam Hagal’s Aett merepresentasikan kekuatan-kekuatan seperti Norns, waktu, Wyrd, dan pengembangan spiritual. Ia juga berelasi dengan permasalah emosional dan kondisi psikologis suatu individu.

Aett terakhir adalah Tyr’s Aett, yang bernaung di bawah sang Dewa Perang dan Keadilan, Tyr. Aett ini diasosiasikan dengan pengalaman-pengalaman yang membentuk atau mengubah kehidupan manusia. Ia berkaitan dengan kondisi manusia, aspek sosial, dan transformasi sosial. Aett terakhir ini jelas ‘melebihi’ dua Aett sebelumnya, di mana ia berhubungan erat dengan relasi antar umat manusia selain juga berhubungan dengan kehidupan seksual. Aett pertama memiliki kaitan erat dengan dunia luar/materi, Aett kedua berhubungan dengan inner world atau dunia spiritual, sementara Aett ketiga memadukan kedua dunia tersebut dan kebanyakan rune pada Aett ini memiliki arti ganda yang meliputi kedua aspek tersebut.

IV. Step Four: A Deeper View of Hagal’s Aett

Setiap simbol rune memiliki arti dan makna secara magis. Pertama-tama, kita memiliki nama sebuah simbol, kemudian nilai fonetisnya, lalu hal yang dilambangkan rune tersebut dan pada akhirnya, makna esoterik dari simbol rune tersebut digunakan dalam apa yang kita sebut sebagai runecasting. Jika sebuah rune terbalik, dalam artian simbolnya masih terlihat, hanya saja terputar 180 derajat, ia memiliki arti dan makna yang berbeda dari rune yang jatuh tegak. Beberapa Rune terlihat sama ketika jatuh tegak atau terbalik, namun sama seperti simbol-simbol Rune lain yang terlihat berbeda ketika jatuh terbalik, mereka dapat jatuh secara merkstave (secara harfiah berarti ’ranting gelap’). Ketika jatuh terbalik atau merkstave (tertelungkup), sebuah rune memiliki arti yang berbeda dari ketika ia jatuh tegak. Bagaimanapun, arti dan makna dari rune yang jatuh secara terbalik atau merkstave tidaklah selalu merupakan kebalikan atau lawan dari arti dan maknanya ketika jatuh tegak. Mereka umumnya justru memiliki konotasi yang lebih negatif daripada arti dan makna rune yang jatuh tegak.

Hagal’s Aett, seperti yang telah dibahas sebelumnya, adalah Aett yang berhubungan dengan kondisi psikologis dan emosional dari suatu individu. Kedelapan huruf di dalamnya pun berkorespondensi dengan kekuatan di luar pengaruh manusia dan dengan pengertian secara kosmis. Rune-rune dalam Hagal’s Aett merepresentasikan kekuatan-kekuatan seperti Norns, waktu, Wyrd, dan pengembangan spiritual. Singkat kata, Aett ini adalah Aett pengembangan akan kesadaran spiritual dan magis, pertumbuhan psikologis dan evolusi diri.

Selain memiliki inti arti yang sama secara umum, kedelapan simbol dalam Hagal’s Aett juga memiliki arti dan makna spesifik yang berbeda-beda. Makna masing-masing rune sendiri berkaitan erat dengan lambangnya, di mana satu simbol rune melambangkan satu arti, dan kemudian menghasilkan beberapa makna esoterik yang didasarkan pada kepercayaan dan asosiasi lambang tersebut terhadap sesuatu hal, seperti yang akan kita telusuri satu-persatu di bawah ini.

a. Hagalaz

user posted image

Pelafalan: haw-gaw-laws

Bunyi huruf: H

Arti/Lambang: Hujan Es

Dewa: Heimdall The Watcher dan Hel (Dewi Niflheim/Underworld).

Warna: Biru muda

Pohon: Ash (Kayu Candu, Fraxinus L.)/Yew (Taxus baccata)

Herba: Lily-of-the-valley (Convallaria majalis)

Batu Permata: Onyx

Arti mendalam secara tegak: Kemurkaan alam, destruktif, kekuatan tak terkendali; terutama atas cuaca; atau alam bawah sadar, percobaan, krisis yang terkontrol; mengarah pada kelengkapan; harmoni secara internal, menghilangkan pengaruh yang tak diinginkan, memecah pola destruktif.

Arti mendalam secara merkstave (Hagalaz tidak dapat dibalik): Bencana alam, malapetaka, stagnasi, kehilangan kekuatan, sakit, penderitaan, krisis.

Hujan es. Hal itulah yang dilambangkan oleh rune ke-9 dari Elder Futhark ini. Hujan es terbentuk dalam awan badai ketika air yang didinginkan dengan sangat mengalami kontak dengan partikel pengembunan, seperti debu. Setelah melalui beberapa proses lain, sebuah batu hujan es memperoleh lapisan es dan membesar. Begitu sebuah batu hujan es menjadi sangat berat, maka hujan es pun akan berjatuhan ke Bumi.

Sesuai pengalaman, batu hujan es seukuran kacang polong atau bola golf bukanlah hal yang langka, dan seberapapun ukuran batu hujan es tersebut, ia tetap memiliki kekuatan destruktif yang serius. Contoh yang sering terjadi adalah kerusakan pada kendaraan, jendela loteng, benda lain yang berkaca, juga tanaman pangan. Hujan es yang masif diketahui dapat menimbulkan gegar otak atau trauma kepala parah, namun jarang. Bagaimanapun, awan yang memproduksi hujan es dapat dikenali akan warnanya yang kehijauan.

Sama seperti hujan es, Hagalaz dimaknai sebagai kekuatan alam yang destruktif. Kekuatan yang tak terkendali akan alam bawah sadar seseorang. Bagaimanapun, krisis yang akan/telah datang ini dapat dikontrol, sebab terkadang ia bisa dikenali sebelum muncul, sehingga kita dapat mencari jalan untuk menghilangkan pengaruh yang tidak kita inginkan.

Ketika sebuah hujan es menjadi berlebihan, ditambah dengan badai, segalanya akan menjadi kacau. Hagalaz merkstave jelas menggambarkan suatu kondisi di mana seakan-akan ada badai hujan es di sekitar manusia. Bencana alam adalah satu frasa yang tepat untuk itu. Sebuah malapetaka yang mengakibatkan stagnasi, dan pada akhirnya, penderitaan serta krisis.

b. Nauthiz

user posted image

Pelafalan: now-these

Bunyi huruf: N

Arti/Lambang: Kebutuhan

Dewa: Norns (tiga dewi nasib/takdir) dan Nott (dewi malam)

Warna: Hitam

Pohon: Beech (Fagus L.)/Mountain ash (Rowan, Sorbus aucuparia)

Herba: Bistort (Persicaria bistorta)

Batu Permata: Lapis lazuli

Arti mendalam secara tegak: Penundaan, pembatasan, ketahanan yang mengarah pada kekuatan; inovasi; kepercayaan diri, keinginan kuat untuk mengatasi stress; kebingungan; dan konflik, ketahanan, kelangsungan hidup, determinasi, satu waktu untuk melatih kesabaran, pengenalan akan takdir seseorang, perubahan besar yang ditimbulkan sendiri, kebutuhan.

Arti mendalam secara terbalik/merkstave: Pengekangan atas kebebasan, stress, kerja keras, pekerjaan yang membosankan, kelalaian, kebutuhan yang sangat, keinginan, kelaparan, kehilangan, lapar mental.

Rune ini termasuk rune yang sedikit abstrak. Sama seperti salah satu ’pelindung’-nya, Norns yang melambangkan takdir akan tiga masa (masa lalu, masa kini, dan masa depan), rune ini sedikit misterius. Hal itu juga berkorelasi kuat dengan lambang rune ini: Kebutuhan.

Kebutuhan adalah sesuatu yang abstrak. Ada kebutuhan secara fisik maupun mental, dan kebutuhan itu berbeda-beda bagi setiap orang. Ketika seseorang ingin agar kebutuhannya terpenuhi, maka orang tersebut akan berusaha kuat untuk mendapatkan hal itu. Maka dari itu, Nauthiz memiliki makna akan ketahanan yang mengarah pada kekuatan, kepercayaan diri untuk mendapatkan/menghasilkan sesuatu, keinginan kuat atau determinasi. Kebutuhan seseorang kadang juga terbatas oleh hal-hal tertentu, dan Nauthiz pun berarti pembatasan. Pembatasan akan rasa ’ingin’, akan kebutuhan di dalam hati setiap manusia yang kadang berlebihan.

Nauthiz terbalik atau merkstave merepresentasikan satu keadaan dimana kebutuhan manusia menjadi terlalu berlebih, bahkan nyaris tak dapat terpenuhi. Di saat seperti demikian, yang akan timbul justru rasa terkekang, stress, kelalaian. Suatu pekerjaan akan menjadi membosankan. Tak jarang, kelaparan mental pun timbul akibat hal itu.

c. Isa

user posted image

Pelafalan: ee-saw

Bunyi huruf: I

Arti/Lambang: Es

Dewa: -

Warna: Hitam

Pohon: Alder (Alnus glutinosa)

Herba: Henbane (Hyoscyamus niger)

Batu Permata: Mata-kucing

Arti mendalam secara tegak: Sebuah tantangan atau kekecewaan, hambatan psikologis akan pemikiran atau aktifitas; termasuk keluhan, perhentian; atau saat untuk melihat ke dalam batin dan menunggu apa yang akan terjadi; atau untuk mencari pencerahan, menghentikan; menghalangi; atau mencegah suatu proses atau kejadian. Rune ini juga menguatkan rune-rune lain di sekitarnya. Arti mendalam secara merkstave (Isa tidak dapat dibalik): Ego-mania, kebodohan, kebutaan, pemborosan, pengkhianatan, ilusi, tipu muslihat, serangan mendadak, persekongkolan.

Es, bentuk padat dari air, adalah hal yang berkaitan dengan rune Isa. Air padat ini dapat saja terlihat indah (mis: ketika berada dalam bentuk kepingan salju), namun bisa juga berbahaya (ia licin). Hal ini merefleksikan sebuah tantangan atau hambatan. Baik secara fisik ataupun psikis. Es juga merupakan benda alami yang cukup kuat. Susah dihancurkan dan licin (kecuali pada kondisi ekstrim), benda ini jelas-jelas merupakan sebuah penghalang. Di sini, Isa menggambarkan adanya penghalang, namun bukan berarti jalan kita berhenti sampai di situ. Penghalang tersebut justru ditafsirkan sebagai suatu saat di mana kita sebaiknya berhenti sejenak dan melihat ke dalam diri, mencari pencerahan serta jalan keluar akan masalah yang kita hadapi. Dan karena es termasuk kuat, maka Isa pun memperkuat makna rune di sekitarnya—biasanya digunakan dalam bind-runes.

Apa yang menjadi makna dari Isa yang jatuh merkstave? Mari kita pikirkan apa yang terjadi ketika jalan kita tertutup oleh es yang tebal dan cukup luas sehingga kita kesusahan mencari jalan keluar. Kebutaan, timbul karena kita tak dapat ’melihat’. Bukan hanya hal-hal yang kasat mata, tapi juga yang abstrak, yang berhubungan dengan emosi. Egoisme bisa saja timbul. Penghalang yang kuat ini juga dapat menimbulkan bayangan atau ilusi, seperti yang terkadang kita lihat pada permukaan es. Ketika semua tertutup, tak terlihat, maka tipu muslihat serta serangan mendadak yang timbul dari sebuah persekongkolan juga dapat dilancarkan: sebuah pengkhianatan.

d. Jera

user posted image

Pelafalan: yare-awe

Bunyi huruf: J (Y)

Arti/Lambang: Tahun, Panen

Dewa: Freyja dan Freyr.

Warna: Biru muda

Pohon: Oak (Ek, Quercus L.)

Herba: Rosemary (Rosmarinus officinalis)

Batu Permata: Cornelian

Arti mendalam secara tegak: Terealisasinya hasil dari sebuah usaha, suatu waktu akan kedamaian dan kebahagiaan, musim yang baik, terobosan melalui stagnasi, harapan akan kedamaian dan kesejahteraan, tercapainya sukses, roda kehidupan, segala hal berubah pada saatnya, perubahan, pertumbuhan, segala sesuatu yang berkaitan dengan waktu.

Arti mendalam secara merkstave (Jera tidak dapat dibalik): Kemunduran mendadak, kekalahan, nasib sial. Perubahan besar, pengulangan, pemilihan waktu yang salah, kemiskinan, konflik.

Jera melambangkan tahun atau panen. Kata tahun (year) sendiri berasal dari bahasa Inggris Lama gēr, yang kira-kira berarti suatu perioda waktu. Selama ini, kita mengetahui bahwa satu tahun adalah waktu yang ditempuh oleh Bumi kita untuk mengelilingi Matahari. Bumi terus berputar, baik pada porosnya maupun mengelilingi matahari. Hal ini melambangkan sebuah roda, roda kehidupan yang terus berputar, menyebabkan segala sesuatu berubah seiring waktu. Dan segala hal memang berubah pada saatnya, entah kita sadari ataupun tidak. Segalanya—tumbuh dan berkembang.

Tahun yang baik biasanya diidentikkan dengan panen yang baik—hasil yang melimpah. Secara turun-temurun, hasil yang melimpah tersebut merupakan hasil dari sebuah kerja keras, sehingga Jera pun bermakna terealisasinya hasil dari sebuah usaha. Ketika sebuah usaha (tak hanya panen yang berhubungan dengan pangan) berhasil, maka saat-saat penuh kebahagiaan pun akan tiba. Kedamaian serta kesejahteraan pun akan tercipta.

Agak susah menghubungkan Jera merkstave dengan hal-hal yang berhubungan langsung dengan tahun, sebab sampai sekarang, hari terus berganti dan kita masih menambah hitungan tahun kita. Namun mungkin kita dapat membayangkan apabila kita mengalami suatu masa yang buruk, di mana segala sesuatunya tampak tidak berhasil, panen yang jelek atau gagal, misalnya. Ketika panen gagal di satu masa, orang cenderung menganggap bahwa tahun itu tahun yang buruk bagi mereka. Panen yang gagal juga dianggap sebagai nasib sial, sama seperti apa yang menjadi makna Jera ketika merkstave. Sebuah kemunduran. Kegagalan juga membuat perubahan besar di satu atau beberapa sisi, menyebabkan kita mengulang segalanya dari awal. Di sisi lain, kegagalan ini kadang diakibatkan oleh kesalahan kita sendiri dalam pemilihan waktu untuk melakukan sesuatu. Akibatnya, kemiskinan dan konflik pun tak terhindarkan.

e. Eihwaz

user posted image

Pelafalan: eye-wawz

Bunyi huruf: Ë (EI)

Arti/Lambang: Pohon Yew (Taxus baccata)

Dewa: Odin

Warna: Biru gelap

Pohon: Yew (Taxus baccata)

Herba: Mandrake (Mandragora L.)

Batu Permata: Topaz (Ratna cempaka)

Arti mendalam secara tegak: Kekuatan, reliabilitas, dapat diandalkan, pencerahan, ketahanan, pertahanan, perlindungan, mempermudah masa transisi dalam kehidupan.

Arti mendalam secara merkstave (Eihwaz tidak dapat dibalik): Kebingungan, kerusakan, ketidakpuasan, kelemahan.

Eihwaz dilambangkan oleh yew, semacam pohon konifer yang umumnya hidup di Eropa bagian barat, tengah, dan selatan, daerah barat-laut Afrika, Iran sebelah utara, dan Asia bagian barat-daya. Seperti yang telah kita ketahui, pohon ini adalah salah satu pohon penghasil kayu untuk tongkat sihir. Tongkat sihir sendiri adalah sebuah alat yang dapat dikatakan penting bagi seorang penyihir. Sebuah pertahanan. Maka dari itu, Eihwaz pun melambangkan pertahanan serta perlindungan.

Yew juga merupakan bahan yang terpilih untuk pembuatan longbow (semacam senjata yang menggunakan panah), di mana busur dari kayu yew memiliki konstruksi sedemikian rupa hingga inti kayunya berada di dalam, sementara sapwood atau lapisan terluar kayu dekat kulitnya berada di luar. Dengan demikian, sifat alami dari kayu yew ini akan menjadi keuntungan bagi pengguna busur tersebut, sebab inti kayunya dapat menahan tegangan sementara sapwood-nya elastis dan mengijinkan busur untuk meregang dengan baik. Ketika panah dilepaskan, kedua bagian kayu ini akan kembali pada kondisinya semula. Busur dari kayu yew sangat terpercaya, maka dari itu, Eihwaz pun melambangkan kekuatan dan reliabilitas—sesuatu yang dapat diandalkan. Ia juga dimaknai sebagai sesuatu yang mempermudah suatu masa transisi.

Ketika seorang penyihir tak mempunyai tongkat sihir (Anda tak perlu diingatkan terus-menerus bahwa yew adalah salah satu bahan pembuat tongkat sihir, kan?), maka penyihir tersebut akan menjadi lebih lemah, terutama jika berhadapan dengan penyihir lain yang memegang tongkat. Ini jelas-jelas merefleksikan makna Eihwaz ketika jatuh merkstave: Sebuah kelemahan, dan terkadang, kebingungan.

Meski kayunya terbilang baik untuk tongkat sihir dan busur panah, daun yew sangat beracun. Buahnya yang berwarna merah dan mirip buah beri (umumnya disebut aril) cukup kenyal dan sangat manis, namun bijinya sangatlah pahit dan beracun. Hal ini menjadikan yew sebagai tanaman yang cukup kompleks, sehingga orang pun harus berhati-hati. Terkadang, orang menjadi bingung, dan Eihwaz merkstave pun melambangkan kebingungan, juga ketidakpuasan akan sesuatu.

f. Perthro

user posted image

Pelafalan: perth-row

Bunyi huruf: P

Arti/Lambang: Dice Cup (Cangkir Tanah)

Dewa: Frigg, The ”All Mother”.

Warna: Hitam

Pohon: Beech (Fagus L.)/Aspen (Populus)

Herba: Aconite (Aconitum napellum)

Batu Permata: Aquamarine

Arti mendalam secara tegak: Arti yang tidak jelas, hal yang rahasia, misteri, hal-hal tersembunyi, kemampuan gaib, inisiasi, pengetahuan akan takdir seseorang, pengetahuan akan masa depan, misteri wanita termasuk kesuburan wanita, persahabatan, kebahagiaan, perubahan evolusioner, kesuburan, mempermudah kelahiran, ramalan dan sihir, memperkuat kemampuan cenayang.

Arti mendalam secara terbalik/merkstave: Adiksi atau ketergantungan, stagnasi, kesendirian, rasa tidak enak badan.

Lambang dari Perthro adalah semacam cangkir atau piala tanah yang digunakan untuk meramal atau untuk mengocok dadu dalam sebuah permainan—biasanya judi. Judi adalah sesuatu permainan yang misterius, tak dapat ditebak. Hidup pun demikian, tak dapat ditebak. Ramalan (divination) juga terkadang masih tak jelas, rahasia dan misterius. Perthro juga memiliki makna-makna tersebut: hal-hal yang gaib, misterius, serta masih rahasia dan belum jelas. Ia pun diartikan sebagai pengetahuan akan masa depan, akan takdir seseorang. Memaksa seseorang untuk mengambil pilihan dan menguasai takdir mereka sendiri

Di sisi lain, Perthro dikaitkan dengan makhluk paling misterius di dunia ini: wanita. Ia pun dihubungkan dengan kesuburan, kelahiran, serta persahabatan, kebahagiaan dan perubahan evolusioner.

Perthro melambangkan ramalan dan judi secara tidak langsung. Ketika seseorang menjadi terlalu tergantung pada ramalan, atau terlalu menggemari judi, ia akan mengalami apa yang disebut ketergantungan. Terkadang, kehidupan pun akan menjadi stagnan. Karena itu, Perthro terbalik atau merkstave memiliki makna adiksi dan stagnasi. Secara fisik, rasa tidak enak badan dapat muncul, sementara secara psikis, Perthro terbalik atau merkstave merepresentasikan kesendirian.

g. Algiz

user posted image

Pelafalan: all-yeese

Bunyi huruf: Z (atau –R terakhir pada suatu kata)

Arti/Lambang: Elk (Rusa Besar)

Dewa: Heimdall, The Watcher

Warna: Emas

Pohon: Yew (Taxus baccata)

Herba: Angelica (Angelica L.)

Batu Permata: Amethyst (Kecubung)

Arti mendalam secara tegak: Perlindungan, tameng, keinginan untuk melindungi diri sendiri atau orang lain, pertahanan, menangkal setan/hal jahat, pelindung, hubungan dengan Tuhan, kebangkitan, mengikuti insting, menjaga kesuksesan.

Arti mendalam secara terbalik/merkstave: Bahaya tersembunyi, konsumsi oleh kekuatan spiritual atau yang bersifat ketuhanan, hilangnya hubungan dengan Tuhan/dewa, tabu, peringatan, penolakan.

Algiz adalah elk: rusa besar. Salah satu spesies rusa terbesar di dunia (hanya moose yang dapat mengalahkan ukuran hewan yang satu ini) ini hidup di hutan dan tepian hutan, serta memakan rerumputan, dedaunan, bahkan kulit kayu. Makhluk cantik ini, meski merupakan satwa asli Amerika Utara dan Asia Timur, telah mampu beradaptasi dengan sangat baik di daerah manapun tempat mereka diperkenalkan. Elk jelas-jelas pandai mengikuti instingnya, karena itu, Algiz pun dimaknai agar kita mengikuti insting kita demi meraih/menjaga kesuksesan.

Elk jantan memiliki sepasang tanduk besar dan masif di kepalanya yang berganti setiap tahun. Tanduk ini kuat dan berperan banyak. Ia berguna sebagai senjata untuk melindungi diri, juga untuk gulat a la para elk yang biasa terjadi ketika mereka memperebutkan betina. Karena itulah, Algiz pun bermakna sebagai pelindung, sebuah tameng, pertahanan, serta keinginan untuk bertahan dan/atau mempertahankan sesuatu, untuk melindungi diri sendiri atau orang lain.

Masyarakat kuno juga mereferensikan elk sebagai kekuatan spiritual. Elk betina pun diinterpretasikan sebagai simbol kelahiran kembali. Dari kedua hal itu, Algiz pun memiliki makna sebuah hubungan dengan Tuhan/dewa, hal yang menangkal setan atau sesuatu yang jahat, juga kebangkitan.

Adaptasi yang sangat baik dari rusa besar ini sendiri terkadang menimbulkan ancaman bagi makhluk hidup asli dan ekosistem suatu daerah. Algiz merefleksikannya sebagai suatu bahaya tersembunyi. Karena beberapa orang menghubungkan elk dengan kekuatan spiritual, maka Algiz terbalik atau merkstave pun dimaknai sebagai konsumsi oleh kekuatan yang bersifat ketuhanan di satu sisi. Dan di sisi lain, ia diinterpretasikan sebagai hilangnya hubungan antara manusia dengan Tuhan/dewa. Sesuatu yang tabu, bahkan mungkin sebuah peringatan atau penolakan.

h. Sowilo

user posted image

Pelafalan: soe-wee-low

Bunyi huruf: S

Arti/Lambang: Matahari

Dewa: Baldur (Dewa Kecantikan), The Solar Wheel.

Warna: Putih/Perak

Pohon: Juniper (Juniperus L.)

Herba: Mistletoe (Viscum album)

Batu Permata: Ruby (Mirah delima)

Arti mendalam secara tegak: Sukses, tercapainya sasaran, kehormatan, kekuatan-hidup, kesehatan, keutuhan, kekuatan, tenaga elemental, energi, kesuburan, penyembuhan, panduan, petunjuk.

Arti mendalam secara merkstave (Sowilo tidak dapat dibalik): Sasaran/harapan palsu, nasihat buruk, kesuksesan palsu, kerusakan, retribusi, keadilan, melihat ke bawah akan kesombongan/kesia-siaan, kemurkaan Tuhan.

Matahari, seperti yang kita kenal, adalah salah satu sumber kehidupan (selain air, tentu saja). Tanpa bintang terdekat dari Bumi ini, kehidupan tak akan berjalan lancar. Sowilo merepresentasikan segala hal yang berhubungan dengan matahari. Tanaman jelas membutuhkan cahaya matahari selain air, sehingga Sowilo pun melambangkan kesuburan. Kesuburan mengakibatkan panen yang baik—dan itu berarti kesuksesan, tercapainya sasaran. Matahari juga merupakan sumber energi alami, sehingga Sowilo diinterpretasikan sebagai energi, kekuatan-hidup, tenaga elemental. Kekuatan-hidup menghasilkan apa yang kita sebut sebagai kesehatan, keutuhan, dan kekuatan diri. Energi ini juga dapat menyembuhkan, dan Sowilo juga dimaknai sebagai penyembuhan.

Selain itu, ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu, matahari digunakan sebagai panduan, di mana manusia purba menggunakan matahari (dan juga bintang-bintang) sebagai penunjuk arah. Akibatnya, rune Sowilo pun memiliki makna sebagai panduan atau petunjuk.

Ketika matahari tidak bersinar, segalanya menjadi gelap. Di saat demikian, harapan palsu pun muncul. Inilah apa yang menjadi makna dari Sowilo merkstave. Harapan palsu, bahkan tak jarang, nasihat yang buruk dan mencelakakan pun diterima. Akibatnya, kesuksesan palsu pun diraih. Matahari yang tidak bersinar juga dikaitkan dengan kiamat. Ketika kiamat tiba, maka keadilan pun muncul, ganti rugi akan ditagih, dan pertanggungjawaban kita pada Tuhan akan ditanyakan. Tidak bersinarnya matahari juga dipercaya sebagai salah satu bentuk kemurkaan Tuhan. Dengan demikian, Sowilo merkstave pun diinterpretasikan sebagai retribusi, keadilan, dan kemurkaan Tuhan.

V. Step Five: Conclusion About Rune Symbol/Meaning and Divinatory Meaning’s Relationship

Setiap rune, seperti yang telah kita lihat sebelumnya, memiliki lambang serta arti dan makna esoterik yang umumnya bermacam-macam. Bagaimanapun, lambang serta arti dan makna dari sebuah rune berhubungan satu sama lain. Ketika satu buah rune melambangkan satu hal, maka artinya secara magis/psikologis akan memiliki korelasi kuat dengan apa yang dilambangkannya. Sebagai contoh, Hagalaz yang memiliki lambang hujan es dimaknai sebagai kekuatan alam yang destruktif, sebab hujan es memang memiliki kekuatan yang merusak, dan Sowilo dengan lambang matahari diartikan sebagai panduan atau petunjuk, sebab di zaman purba, manusia menggunakan matahari serta bintang-bintang sebagai petunjuk. Penyebab adanya korelasi antara lambang, arti dan makna rune ini sendiri adalah pengalaman dan kepercayaan manusia-manusia zaman dahulu akan suatu hal/benda tertentu.

Ketika sebuah rune terbalik atau bahkan merkstave, artinya pun berbeda. Umumnya tidak berlawanan, namun merupakan sisi negatif dari maknanya apabila jatuh tegak. Makna secara terbalik atau merkstave ini pun menggambarkan sisi negatif dari lambang rune tersebut, atau hal negatif yang akan terjadi jika sesuatu itu tidak ada atau justru berlebihan.

References

Wilfred, J. Ancient Runes Made Easy.
Branstein, S.V. Rune Dictionary.
Oswald, B. Oswald The Runemaker Book (Muggle Book)
Halvorsen, I. Runes : Alphabet of Mystery.

Perth, G. Rune Symbolism and Oracles.

Schweitzer, W.D. Wolf Den’s Rune Book.

Author’s Note:

Sumber asli esai ini adalah berbagai website tentang Elder Futhark Rune, Wikipedia, dan imajinasi penulis.

Friday, August 1, 2008

Essai Rune Tahun Keempat - 1975/1976 - Kurata Naoko

HAGAL’S AETT AND WHAT IS IT ABOUT

Kurata Naoko
Murid Tahun Keempat Asrama Hufflepuff
Sekolah Sihir Hogwarts



I. OPENING : Elder Futhark and Three Sections of It
Elder Futhark, Futhark tertua, adalah huruf/simbol rune yang paling banyak digunakan di belahan Eropa Utara. Nama dari simbol-simbol rune Elder Futhark adalah rekaan dari pembaharuan kata yang dalam ilmu kebahasaan lebih dikenal dengan sebutan proto-Germanic, yang berpangkal proto-Indo-European. Huruf/simbol rune ini juga sangat erat kaitannya dengan kepercayaan masyarakat kuno, dimana dipercaya setiap dewa memiliki kekuasaan dan tugas yang dialirkan ke batu-batu rune, sehingga memiliki kekuatan magis bagi penggunanya.

Ada banyak versi dari huruf rune. Setiap versi memiliki nama, bentuk, arti esoteric (hanya dimengerti orang-orang tertentu saja), dan kekuatan magis. Satu versi tidak bisa sembarangan digabungkan dengan versi yang lain, karena artinya bisa sangat membingungkan. Elder Futhark, Anglo-Saxon Futhorc, dan The Younger (Skandinavia) Futhark adalah tiga dari versi-versi yang paling dikenali dan diketahui, dan juga digunakan.

Elder Futhark sendiri, dimana kita akan membahasnya lebih jauh, dibagi ke dalam tiga kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas delapan simbol yang disebut dengan Aett (Aettir, bentuk jamak). Pengelompokan ini sangat membantu untuk mengingat arti general dari masing-masing kelompok, dan memiliki kekuatan gaib yang sangat signifikan pula dari tiap kelompok.

II. The Three

Aett pertama adalah Freya’s Aett. Dimana Aett ini adalah simbol dari Dewa Perang, Kematian, Cinta dan Magis. Simbol di dalam kelompok Aett ini melambangkan kesuburan, peningkatan, cinta, dan kekuatan dasar kehidupan. Kedelapan huruf dalam Aett ini secara general adalah mengenai jalannya kehidupan. Dimana ada perjalanan, konflik, kekuatan, pengorbanan, ke-Dewa-an, gangguan, dan kebahagiaan. Seperti huruf Rune Ansuz (pohon Ash keramat), yang diartikan sebagai pemberkatan Dewa-Dewa. Melambangkan kebahagian batiniah, perlindungan, jaminan. Simbol ini dinaungi Dewa Odin, dewa angin dan roh. Namun jika dalam runecasting didapatkan simbol Ansuz terbalik/merkstave, artinya akan menjadi: manipulasi, kebosanan dan ketidakmengertian.

Hagal’s Aett adalah simbol dari Dewa Hagal, gerbang pembuka ke dunia lain. Diartikan sebagai adanya batasan, takdir, dan perjalanan batiniah. Kedelapan huruf di dalamnya bermakna emosi makhluk hidup secara general. Emosi yang bahkan sulit dipahami untuk orang-orang terdekat sekali pun, dan kadang membingungkan pemilik emosi itu sendiri. Lambang kepribadian, pembentuk makhluk hidup pada umumnya.

Aett terakhir: Tyr’s Aett, simbol untuk Tyr, dewa dan pemimpin perang di langit surga yang disebut Pantheon. Melambangkan perpaduan, hubungan antara satu dengan yang lain, dan intergrasi. Kedelapan huruf itu secara general memiliki makna hubungan antar makhluk hidup dan bagaimana bersosialisasi. Dari mulai lahir, berkembang, dan akhirnya bermasyarakat. Seperti rune Teiwaz (anak panah), yang melambangkan kemanangan dan keadilan. Keberhasilan dalam peperangan dan kepemimpinan atas masyarakat luas. Simbol langsung kepada Dewa Tyr. Jika dalam runecasting didapatkan merkstave pada simbol Teiwaz ini, artinya akan menjadi: konflik, ketidakseimbangan, perpisahan, dan pemblokiran aliran energi.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai Hagal’s Aett secara lebih mendalam.

III. Close to Hagal’s Aett

Seperti telah disebutkan di atas, Hagal’s Aett memiliki depalan huruf/simbol rune. Jika ditilik lebih umum, memang memiliki inti arti yang sama. Namun masing-masing huruf Hagal’s Aett memiliki makna-makna tersendiri, arti di bidang ramalan, dan kekuatan magis bagi penggunanya untuk menangkal ramalan buruk. Begitu juga jika huruf-huruf itu dipasang merkstave/terbalik, dapat memiliki arti berbeda meski tidak selalu berarti terbalik dari semestinya atau bertolak belakang.

1. Hagalaz (Hail/ Hujan Es)
user posted image
Pengucapan : Har-ghawl-arz

Arti : Senjata yang datang bertubi-tubi, penghancur tiba-tiba.
Arti mendalam (negatif) : Kekuatan yang tidak terkendali, baik kekuatan yang datang dari luar maupun dari dalam. Musim dingin, penundaan. Pengaruh masa lalu, kehancuran masa lalu, bayang-bayang masa lalu. Kekacauan, kecelakaan, nasib buruk yang tidak dapat dihindari.
Arti mendalam (positif) : Kesempatan untuk berubah, pergolakan alam bawah sadar (dalam arti positif).
Dewa : Heimdall The Watcher, Mordgud (penjaga jembatan es di dunia Underworld).
Arti ramalan : Perubahan penting, kehilangan dan cobaan.
Jika simbol merkstave : diartikan sebagai bencana, kehilangan kekuatan, kesakitan, krisis, dan penderitaan.
Kekuatan magis : Menghapuskan pengaruh yang tidak diinginkan dan menghindari kehancuran.

.: Hagalaz disimbolkan oleh hujan es yang kerap kali terjadi di musim dingin Eropa bagian Utara. Menyebabkan bencana, musim dingin yang menggigit, dan penderitaan akibat krisis bahan makanan di musim dingin dan sulitnya memenuhi kebutuhan (lihat arti mendalam negatif dan simbol merkstave). Namun datangnya hujan es dapat berarti baik pula, karena dengan begitu hujan es menjadi peringatan, agar ’sedia payung sebelum hujan,’ (lihat arti mendalam positif), mempersiapkan diri untuk menghadapi hujan es selanjutnya (lihat kekuatan magis).

2. Nauthiz (Need)
user posted image
Pengucapan : Now-dthiz

Arti : Kebutuhan, paksaan.
Arti mendalam (negatif) : Kesengsaraan, kelelahan, luka, ketiadaan, kelangkaan.
Arti mendalam (positif) : Peringatan, pertolongan, bekerja keras untuk kebutuhan, bekerja dengan kemampuan sendiri.
Dewa : Norns (dewa nasib), Nott (dewi malam).
Arti ramalan : Kemiskinan, penderitaan, tanggung jawab, frustasi, halangan, ketidakpuasan.
Jika simbol merkstave : Kesedihan, kurang kebebasan, menjemukan, kehilangan, kebutuhan, kemiskinan, keinginan besar untuk memenuhi hasrat.
Kekuatan magis : memenuhi kebutuhan, bukan kebutuhan yang sederhana, tetapi kebutuhan penting.

.: Bersimbol timbangan yang berat sebelah, melambangkan kebutuhan manusia yang seringkali tidak sesuai dengan kemampuan sehingga menimbulkan kesengsaraan dan frustasi (lihat arti mendalam negatif, arti ramalan, dan merkstave). Namun hal ini dapat membuat manusia berinisiatif untuk meminta pertolongan, atau pun memberi pertolongan kepada yang sengsara, dan lebih bertanggung jawab atas masa depan diri sendiri dengan mengandalkan kemampuannya hari ini (lihat arti mendalam positif). Dengan demikian, kebutuhan-kebutuhan sederhana akan terpenuhi secara otomatis sehingga baru dapat memenuhi kebutuhan ’luar biasa.’ (lihat kekuatan magis).

3. Isa (Es)
user posted image
Pengucapan : Ee-saw

Arti : Kendala.
Arti mendalam (negatif) : Pemblokiran psikologis (pikiran dan perbuatan), statis, kehilangan energi, kematian, akhir.
Arti mendalam (positif) : Mempertinggi, kekuatan tanpa ampun.
Dewa : —
Arti ramalan : Keadaan terhenti, potensi, kesabaran, istirahat, penarikan kembali, ketidak-aktifan.
Jika simbol merkstave : Kebodohan, kebutaan, penghamburan, pengkhianatan, perangkap, ketidakjujuran, khayalan.
Kekuatan magis : Untuk menghentikan, memblokir atau mencegah keadaan yang sedang berlangsung.

.: Berlambang es. Seperti es, penghalang yang sulit dihancurkan sehingga menghambat manusia (lihat arti mendalam negatif dan arti ramalan), meskipun dapat dihindari. Potensi penghalang yang dapat dihindari inilah yang menyebabkan manusia dapat mengerahkan seluruh tenaganya untuk menghindari hal ini (lihat kekuatan magis). Namun sebaliknya, jika manusia tidak berinisiatif untuk menghindar, maka selamanya ia akan terkurung di dalam rintangan itu (lihat merkstave).

4. Jera (Panen)
user posted image
Pengucapan : Year-ah

Arti : Tahun panen, realisasi, melimpah ruah.
Arti mendalam (negatif) : Berlebih-lebihan.
Arti mendalam (positif) : Sukses yang menjanjikan, tahun emas, musim panas, kemurahan hati, kesuburan, kedamaian, perpaduan sakral antara bumi dan surga. Ketepatan, tujuan yang baik, kemakmuran, posisi tertinggi.
Dewa : Freya dan Frey.
Arti ramalan : Perubahan mulus, siklus kehidupan, pertumbuhan, kemajuan.
Jika simbol merkstave : Kemunduran, kemiskinan, konflik, perubahan besar-besaran, kemerosotan yang tidak disangka-sangka.
Kekuatan magis : Untuk membawa perubahan dan perkembangan dengan waktu yang tepat.

.: Lambang Yin-Yang (aliran) yang bersatu, pemasukan dan pengeluaran. Diartikan sebagai pembenihan/pekerjaan yang membuahkan hasil dan pada akhirnya manusia itu sendiri yang menikmati hasil pekerjaannya, tergantung sebaik apa usahanya saat bekerja (lihat arti mendalam positif dan arti ramalan). Namun hal ini juga dapat membuat manusia lupa diri, menyia-nyiakan kesempatan berikutnya untuk bekerja keras karena sudah merasa puas (lihat arti mendalam negatif) dan akhirnya mengalami kemunduran (lihat merkstave). Beruntungnya jika manusia itu merespon segala kemakmurannya dengan bertekad untuk lebih bekerja keras di masa yang akan datang (lihat kekuatan magis).

5. Eihwaz (Pohon Cemara Berdaun Muda))
user posted image
Pengucapan : Eye - warz

Arti : Kekuatan, motivasi, tujuan.
Arti mendalam (negatif) : Kematian.
Arti mendalam (positif) : Mendapatkan kebutuhan, long-live, kebahagiaan, penjagaan, regenerasi, reinkarnasi. Simbol gerbang menuju dunia Underworld.
Dewa : —
Arti ramalan : Perubahan, konfrontasi ketakutan, titik balik, transformasi, kematian, permulaan.
Jika simbol merkstave : Kehancuran, ketidakpuasan, kelemahan.
Kekuatan magis : Membawa perubahan mendalam, mempermudah transisi kehidupan.

.: Pohon cemara berdaun muda melambangkan tekad yang masih perlu dikembangkan dengan perjuangan (lihat arti). Sangat membutuhkan pemeliharaan dan memenuhi kebutuhan agar dapat membuahkan hasil (lihat arti mendalam positif). Jika tidak, pikiran muda ini akan rusak dan tidak berkembang (lihat merkstave, arti ramalan). Perubahan yang baik akan terjadi pada daun-daun muda cemara dan akan lancar jika dilakukan dengan teliti (lihat kekuatan magis).

6. Perthro (Cangkir)
user posted image
Pengucapan : Pair-dth

Arti : Kandungan.
Arti mendalam (negatif) : Permainan antara hasrat dan masa depan.
Arti mendalam (positif) : Permainan antara hasrat dan masa depan, kesuburan wanita, pembuahan, kebahagiaan, musik, menguak segala yang tersembunyi.
Dewa : Frigg (The All-Mother).
Arti ramalan : Reinkarnasi, misteri, magis, ramalan, kesuburan, awal baru.
Jika simbol merkstave : Ketagihan, kesepian, putus harapan, keadaan terhenti.
Kekuatan magis : Mempermudah kelahiran, meningkatkan kemampuan fisik.

.: Melambangkan cangkir, yang artinya menampung. Dapat juga diartikan sebagai fase kehamilan pada seorang wanita, atau fase hubungan suami-istri (lihat arti mendalam negatif-positif, dan merkstave).

7. Algiz (Rusa Besar)
user posted image
Pengucapan : Awl-gh-eeze

Arti : Perlindungan.
Arti mendalam (negatif) : Melukai sesuatu yang asing/tidak dikenali,
Arti mendalam (positif) : Melindungi diri sendiri dan orang lain, mempertahankan apa yang telah didapatkan, menangkis kekuatan buruk, tempat berlindung.
Dewa : Heimdall The Watcher.
Arti ramalan : Perlindungan, pertahanan, peringatan, dukungan, dilema moral, bantuan.
Jika simbol merkstave : Bahaya terselubung, peringatan, titik balik.
Kekuatan magis : Melindungi, mempertahankan, dan memburu keinginan.

.: Rusa besar, melambangkan perlindungan, dapat dilihat dari tanduknya yang senantiasa melindungi diri sendiri dan kerabatnya dari serangan atau benda yang dianggap asing sampai benda yang tidak diinginkan itu benar-benar pergi (lihat arti mendalam positif dan kekuatan magis). Selain itu, disebut menangkis kekuatan buruk karena bila dihubungkan dengan manusia yang waspada pada sekitarnya, akan otomatis menghindarkan diri sendiri dari hal-hal buruk yang tidak terduga. Jika tidak waspada, bahaya akan selalu mengintai, dan ketidakwaspadaan malah menyerang diri sendiri (lihat merkstave). Namun hal ini juga bisa menjadi bahaya bagi sekitarnya, karena dilema moral bisa saja membuat manusia/rusa yang tadinya melindungi, menjadi menyerang balik (lihat merkstave).

8. Sowilo (Matahari)
user posted image
Pengucapan : Soh-veal-oh

Arti : Kekuatan hidup, siang hari, pencapaian harapan.
Arti mendalam (negatif) : —
Arti mendalam (positif) : Kesehatan yang baik, harmoni, cahaya, magis yang menguntungkan, kekuatan spiritual, petunjuk, penyembuh, kemenangan.
Dewa : Baldur (Dewa Kecantikan), The Solar Wheel.
Arti ramalan : Kesuksesan, energi positif, kesembuhan, kekuatan, aktifitas, peningkatan.
Jika simbol merkstave : Sebenarnya simbol ini tidak dapat dibalik, namun para ahli rune kuno mengartikan merkstave Sowilo sebagai kesalahan tujuan, kerusakan, keadilan, penipuan, dan kemurkaan.
Kekuatan magis : Memberikan kekuatan, energi, kesehatan, dan kesuburan.

.: Matahari adalah sumber kehidupan, tidak ada yang dapat hidup jika tidak ada matahari (lihat arti mendalam positif dan arti ramalan). Matahari juga membuat lebih bersemangat dalam melakukan kegiatan karena pertanda hari cerah dan hari baik (lihat kekuatan magis). Namun matahari pun ternyata punya keburukan, seperti halnya orang yang terlalu semangat, sehingga lupa akan tekad dan tujuan dasarnya (lihat merkstave)

IV. CLOSING

Dapat dilihat bahwa masing-masing Aett dalam Hagal’s Aett memiliki kekuatan magis dan artinya sendiri-sendiri. Dan dapat dipastikan bahwa jika simbol terbalik/merkstave saat melakukan runecasting, dapat membuat arti dari simbol rune itu sendiri akan berbanding terbalik (Jera, Algiz, Sowilo, Perthro), meskipun ada yang tidak. Penggabungan simbol-simbol rune juga tidak boleh sembarangan karena daat mencampur-adukkan kekuatan yang terdapat di dalamnya, dan dapat menghancurkan penggunanya sendiri.

Source
Ancient Runes Made Easy
Rune Dictionary
Oswald The Runemaker Book (Muggle Book)
Aveburry Pilgrimmage (Muggle Book)
Runes : Alphabet of Mistery

Essai Rune Tahun Keempat - 1975/1976 - Jessica Shoemaker

Essai Rune Kuno “Hagal’s Aett”

Oleh :
Jessica Shoemaker
4th year
Slytherin


I. Pendahuluan

Aettir adalah Rune dari Elder Futhark yang terbagi menjadi tiga bagian. Aettir adalah bentuk jamak dari Aett yang berarti delapan. Jadi di dalam setiap bagian/divisi berisi delapan huruf Rune. Hagal’s Aett merupakan salah satu dari tiga divisi Aettir dalam abjad Rune selain Freya’s Aett dan Tyr’s Aett. Hagal’s Aett ini berisi Hagalaz, Nauthiz, Isa, Jera, Eihwaz, Perthro, Algiz, dan Sowilo. Dan berikut adalah pembahasan arti dan makna huruf-huruf yang termasuk dalam Hagal’s Aett secara mendalam.

II. Pembahasan

a. Hagalaz

Pelafalan : Har-ghawl-arz

Hagalaz adalah simbol sebagao bentuk kekuatan tidak terkendali dari alam semesta. Berhubungan erat dengan iklim. Hagalaz adalah simbol untuk iklim. Iklim mengindikasikan beberapa faktor seperti badai, banjir atau petir. Kekuatan alam berupa faktor-faktor tersebut seringkali menimbulkan bencana. Oleh sebab itu Hagalaz dapat juga berarti penderitaan, kerja keras –dalam rangka menghadapi kekuatan tak terkendali tersebut--, kesakitan, dan bahaya.

Secara luas, Hagalaz memberi artian bahwa sebuah bencana –bisa diartikan sebagai sebuah tantangan—adalah bukan untuk ditakuti atau dihindari, melainkan harus dicegah dan dihadapi. Karena semakin baik kita menghadapi dan menyelesaikan tantangan itu, semakin kuat pulalah kita bisa mengatasi semua kesulitan hidup.


b. Nauthiz

Pelafalan : Now-dthiz

Simbol huruf Rune yang berarti kebutuhan, keinginan, hasrat dan berhubungan erat dengan kelangsungan hidup. Sikap bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kemauan kuat untuk menjadikan sebuah keinginan menjadi tercapai.

Nauthiz menyimbolkan sebagai bentuk penerimaan terhadap masa lalu. Tetap fokus pada hasil apa yang ingin dicapai –mengingat kaitannya dengan kelangsungan hidup--. Karena masa lalu hanyalah sebuah kenangan, masa depan adalah sebuah impian dan misteri. Sedangkan waktu yang sedang dihadapi sekarang adalah satu-satunya tempat dimana tindakan kita akan menuai hasil di masa yang akan datang.

c. Isa

Pelafalan : Ee-saw

Isa berarti es. Es bisa terlihat indah, namun suatu saat dapat menjadi sangat berbahaya. Dengan kata lain, Isa merefleksikan sebuah tantangan. Sebuah tantangan itu, butuh tindakan, mental dan kesabaran tinggi untuk bisa menghadapinya. Untuk bisa mencapainya.

Isa menggambarkan suatu bentuk penyelesaian tantangan. Ibarat fatamorgana, umpamakan itu sebagai sebuah tantangan. Kita akan mengupayakan segala daya baik fisik maupun pikiran untuk mencapai ‘tempat-itu’. Namun pada kenyataannya, fatamorgana tetaplah sebuah fatamorgana. Sebuah ilusi. Itulah penggambaran Isa dilihat dalam sudut pandang yang berbeda. Isa juga berarti kesabaran dan kebijaksanaan.


d. Jera


Pelafalan : Year-ah


Jera adalah kemakmuran. Simbol dari tahun –dilihat dari pelafalannya— selain itu Jera adalah huruf Rune yang ke 12. Dimana angka 12 mengindikasikan sebagai jumlah bulan dalam satu tahun. Mengindikasikan juga bahwa setiap tahun bernilai sebuah panen. Jera berhubungan dengan kesuburan. Musim panen. Hidup selalu berputar. Semua berubah dan itu memiliki waktu.

Jera memiliki simbol huruf yang saling terkait satu sama lain. Hal itu menyimbolkan bahwa segala sesuatu pasti memiliki kebalikan. Seperti halnya sebuah kemakmuran, kemunduran adalah suatu bentuk dari berkurangnya tingkat kemakmuran. Kemunduran adalah sebuah perubahan besar –dari sebuah tingkat kemakmuran—yang mana dalam bentuk nyatanya dapat menimbulkan konflik. Konflik yang berkepanjangan –misalkan dalam sebuah pemerintahan—berpotensi besar menyebabkan kemiskinan. Dan semua itu tinggal perkara waktu. Kembali pada arti dasar Jera.


e. Eihwaz

Pelafalan : Eye-warz

Simbol sebuah senjata, pohon Yew. Mengingat bentuk hurufnya yang berupa panah di kedua ujung yang berlawanan. Eihwaz berarti pertahanan. Berhubungan erat dengan bentuk perlindungan, kekuatan dan motivasi untuk bertahan. Bertahan dalam rangka melakukan perubahan.

Apa yang terjadi bila tidak dapat bertahan? Pertahanan tidak kuat? Sebuah kehancuran. Eihwaz juga memberi makna kehancuran. Dilihat dari bentuk huruf, Eihwaz memiliki dua ujung dengan sisi satu yang berupa panah dan sisi lain yang ‘kosong’. Panah sebagai bentuk pertahanan dan sisi ‘kosong’ itu sebagai bentuk yang didapat saat pertahanan tidak kuat. Kehancuran yang mengarah pada kematian.


f. Perthro

Pelafalan : Pair-dth

Perthro adalah Rune yang melambangkan misteri, sebuah kesempatan. Jika dilihat dari bentuk hurufnya yang menyerupai sebuah pot miring, Perthro dilambangkan sebagai bentuk sebuah pot keberuntungan yang dalam penggunaannya adalah sebuah bentuk ilmu pengetahuan dan teknologi. Perthro juga melambangkan sebuah feminimisme. Lambang untuk kaum wanita. Dan kemudian berkaitan dengan tingkat kesuburan wanita dan pada akhirnya mengarah pada kehidupan baru –dilihat dari fungsi seorang wanita yang melahirkan--.

Secara luas, Perthro mengindikasikan bahwa kita mempunyai pilihan dalam segala hal. Dan hal apakah itu adalah sebuah misteri. Namun kita tetap harus ‘memilih’, apapun resikonya. Karena bahaya terbesar terjadi disaat kita justru tidak memilih, tidak mempunyai pilihan. Tidak memiliki bekal apapun untuk masa depan kita. Dan itu mengarah pada kesendirian.


g. Algiz


Pelafalan :Awl-gh-eeze

Dengan bentuk huruf menyerupai bentuk pohon Pinus atau bahkan Reed, Algiz diartikan sebagai pelindung. Layaknya sebuah cangkang telur yang melindungi bagian isi. Bagian ujungnya yang menyerupai ujung pedang tumpul yang sebenarnya adalah bentuk cabang pohon, mengindikasikan bahwa apapun yang mendekat pasti dapat dihadapi.

Algiz secara luas adalah walau apapun yang kita hadapi betapapun berbahayanya, kita harus berani menghadapinya karena kita mempunyai kekuatan yang melindungi kita. Namun sebagai efek baliknya, dari setiap hal yang kita hadapi tersebut. Kita tidak tahu bahaya yang tersembunyi di dalamnya. Algiz adalah kewaspadaan dan perlindungan, juga keberuntungan.


h. Sowilo


Pelafalan : Soh-veal-oh

Sowilo berbentuk seperti huruf S tegak yang menyimbolkan Sun atau matahari. Dimana matahari tersebut adalah penggambaran sebuah petunjuk. Petunjuk yang benar akan membawa pada tingkat kesuksesan yang kemudian akan berimbas pada kekuatan hidup dan kesehatan. Matahari adalah suatu waktu dimana kekuatan penuh tersedia untuk mengubah hidup secara positif. Itulah penggambaran Sowilo secara umum.

Dan seperti halnya sebuah kesuksesan. Ada masa disaat kita melihat sebuah kesuksesan yang tidak memberi ketentraman dan kepuasan dalam diri kita. Itu disebut dengan kesuksesan palsu. Kita memang sukses. Namun tidak dalam artian sebenarnya karena kita tidak mendapat petunjuk yang benar. Dan hal itu dapat merujuk ke dalam bentuk kehancuran yang berasal dari kemarahan Tuhan.

III. Penutup

Setiap huruf Rune memiliki arti mendalam yang berbeda. Satu huruf Rune bisa memiliki banyak artian dalam satu bacaan –secara tegak saja misalnya—terlebih bila dibaca secara ‘merkstave’. Dan dari semua arti huruf Rune yang berhubungan dengan simbol dan makna mendalamnya, huruf Rune tetaplah huruf alfabhet penuh misteri yang sangat menarik untuk dipelajari.

IV. Referensi

- from www.runemaker.com

Tuesday, July 22, 2008

Nilai Kelas Rune 1975-1976

Kelas 3




Kelas 4

Tuesday, July 15, 2008

How to Write in Runes (and to Read/Re-write in Latin, too)



Masih kurang mengerti? Berikut ini petunjuk menulis Rune yang baik dan benar:

1. Pikirkan bagaimana kau melafalkan suatu kata. Apa huruf yang dibunyikan, dan apa yang tidak.
2. Tak ada huruf ganda. Huruf ganda ditulis sebagai satu huruf. Jika ada dua huruf yang sama berurutan, maka bisa dipastikan itu adalah huruf awal kata berikut.
3. Huruf yang tak disuarakan tak boleh ditulis. Lewati saja dia.
4. Tak ada spasi maupun tanda baca.
5. Hati-hati dengan diftong. Diftong yang Rune ekivalennya ada dalam tabel, harus kalian tulis menggunakan Rune tersebut. Jika tak ada ekivalennya, ada beberapa pilihan: menulis dengan dua Rune yang membentuk bunyi diftong itu, atau menulis dengan Rune yang bunyinya paling mendekati. Sedikit pengecualian: CH ditulis dengan Rune Kenaz-Jera.

Untuk membaca Rune atau mentranskrip-nya kembali dalam tulisan Latin, prinsip dasarnya sama saja dengan menulis Rune, namun dibalik.

Mengapa Kami Memilih Kelas Rune Kuno - Tahun Ajaran 1975/1976

Sama seperti tahun ajaran kemarin, saya menanyakan pada para murid kelas Rune Kuno apa alasan mereka memilih kelas Rune Kuno sebagai kelas pilihan mereka.

Berikut ini adalah jawaban yang diberikan oleh beberapa murid kelas Rune Kuno Tahun Ajaran 1975/1976:

Erm, sebenarnya alasan saya mengikuti kelas ini sedikit.. Err.. membingungkan. Yeah. Kata yang paling tepat sepertinya itu. Keluarga saya dari pihak ibu sering menulis mantra dan beberapa pesan rahasia menggunakan Rune, dan saya akui, awalnya saya tak begitu tertarik. Tapi ibu saya menyuruh saya mempelajari Rune -mengambil kelas ini- dengan alasan bahwa saya adalah pewaris keluarga, dan otomatis, saya harus mengerti dan bisa Rune Kuno. Sekali lagi, saya terpaksa pada awalnya. Tuntutan keluarga. Tapi awal itu jugalah yang membuat saya jadi tertarik pada pelajaran ini. Yah, Profesor, saya tidak berniat menulis surat cinta rahasia memakai Rune, sebab nyaris semua orang di keluarga saya -kecuali ayah, kakak, dan adik saya- bisa membaca Rune. Lagipula dia tak mengambil Rune, jadi menulis surat padanya memakai Rune sama saja tak ada gunanya. Well, saya akui, lama-kelamaan saya tertarik pada huruf-huruf Rune, apalagi setelah saya tahu itu bisa dipakai untuk 'meramal.' Err.. Kalau saya tidak salah ingat, runecasting. Jadi, Profesor, intinya, saya masuk ke kelas ini karena dua hal: disuruh dan tertarik. Oh, satu lagi. Saya ingin tahu apa arti dan makna dari Rune-Rune yang terukir dalam tongkat warisan nenek saya. - Aurora Mielonen, Ravenclaw

Well, tidak ada alasan khusus saya mengambil pelajaran ini. Tidak ada paksaan dari manapun, dan saya dengan sendirinya memilih pelajaran ini karena saya pernah membaca beberapa buku yang mengatakan Rune itu rumit tapi menarik and it's done. - Ziguerrin P. Amakusa, Slytherin

Saya jatuh cinta dengan pelajaran ini sejak Hogwarts Cup. Unik, menarik, dan penuh misteri. Memilih pelajaran ini mengikuti kata hati. - Yusuke Sawada, Gryffindor

Kelas ini sepertinya menarik. Bisa dilhat, pada pelajaran ini kita dituntun supaya bisa menguasai huruf Rune Kuno yang terkenal menyulitkan. Begitukah? Pada intinya, aku menyukai hal-hal yang berbau sulit dan juga sangat misterius, dan... pelajaran ini sangat tepat untuk melambangkan rasa misterius dan juga sulit. - Cesaire Bi Bernadette, Ravenclaw

Sebenarnya saya tidak memiliki alasan khusus untuk mengikuti kelas ini. Bahkan saya tidak tahu apa yang akan saya pelajari di kelas ini. Hanya saja saya tertarik dengan kata kuno setelah kata Rune. Dan saya harap ini bukan pelajaran sejarah. - Luna Jane Foster, Ravenclaw

Mempelajari lebih dalam tentang simbol-simbol Rune Kuno yang pernah menjadi tantangan saat Hogwarts Cup. Pelajaran ini cukup menarik minat saya terutama setelah berhasil melewati tantangan Rune saat kompetisi tahun kemarin tersebut berlangsung. Just like love in the first sight, mungkin... - Kadviol Stanley, Gryffindor

Anda tahu, Profesor, aku harus bermeditasi selama beberapa hari hanya untuk menetapkan hati, pelajaran apa yang akan aku pilih. Bahkan aku harus bergulat dengan kakakku karena ia beranggapan bahwa kelas ini sangatlah tidak berguna. Namun akhirnya wangsit aku terima dalam bentuk keajaiban. Tanpa sadar dan tanpa diperintah oleh otakku, tanganku menuliskan Rune Kuno dalam perkamen pemilihan kelas. It’s how magic work. Because I wanna know. Just that simple. - Ares Mendez de Locksley, Slytherin

Sejujurnya saya anak yang mungkin tidak sepandai murid lainnya dalam mempelajari sesuatu yang baru. Sebenarnya tidak ada alasan khusus untuk ini. Kata hati. Entah mengapa hati saya berkata bahwa saya memerlukan pelajaran ini di masa mendatang. Setelah saya pikirkan lagi rupanya pelajaran ini dapat membantu saya dalam menguak misteri hilangnya ayah saya. - Vionna McKenzie, Gryffindor

Selama ini saya telah membaca banyak buku tentang kesehatan, ramuan, dan ilmu alam. Namun itu hanya sebatas buku-buku dengan huruf-huruf latin. Padahal masih banyak buku kesehatan lain yang masih belum saya baca hanya ketidakmampuan saya membaca huruf-huruf aneh yang tertera di sana. Belakangan saya tahu bahwa huruf-huruf aneh itu adalah huruf Rune Kuno. Untuk mendapatkan pengetahuan dan demi menjadi Healer yang berkompetenlah, alasan saya memilih untuk mengikuti kelas Rune Kuno. - Destiny McLight, Slytherin

Agar saya mengenal lebih jauh tentang Rune Kuno. Karena semenjak Turnamen Hogwarts Cup, saya menjadi tertarik untuk belajar lebih dalam, mengenal setiap simbol yang terdapat dalam kategori Ancient Rune. - Francis MacManus, Hufflepuff

Karena tak ada kelas pilihan lain yang menurutku wajar untuk aku ikuti. - Ardith R. Harcourt, Slytherin

Menghindari kelas Telaah Muggle (Karena saya tinggal di daerah perumahan muggle. Apa lagi yang harus dipelajari? Saya sudah mengerti tentang konsep stop kontak yang menurut banyak penyihir membingungkan) dan karena gagal mendapatkan kelas pilihan Pemeliharaan Satwa Gaib. - Phillipe Blanche, Gryffindor

Seperti tahun sebelumnya, alasan yang dikemukakan oleh para siswa sangatlah beragam (jauh lebih beragam, malah). Mulai dari ingin menghindari kelas tertentu (Mr. Blanche) hingga ingin mempelajari lebih dalam tentang Rune Kuno sebab pernah berhadapan dengan Rune Kuno dalam Turname Hogwarts Cup (Mr. Stanley, Mr. Sawada, dan Mr. MacManus). Bagaimana dengan Anda?

*ber-Disapparate sebelum dituduh kurang kerjaan*

layout by :
-mYu-
(c) 2008